
Panduan Membeli Piano Akustik Baru
Bagi kebanyakan orang Indonesia, piano akustik masih merupakan barang mahal dan mewah. Mengingat kenyataan ini maka perlu ada pertimbangan matang ketika ingin membeli piano akustik. Namun sangat disayangkan, sangat sulit untuk mendapatkan panduan membeli piano akustik. Fakta ini memang sungguh nyata di kalangan para orangtua siswa piano dimana mereka tidak memiliki informasi atau panduan membeli piano akustik. Itulah sebabnya, banyak orangtua meminta para guru piano anak-anak mereka untuk membantu mereka melihat piano yang ingin dibelikan. Kegiatan seperti ini sudah sering saya lakukan sebagai guru piano.
Mengingat kenyataan di atas, saya ingin memberikan panduan membeli piano akustik agar para pecinta piano akustik tidak kecewa ketika membeli piano akustik atau tertipu oleh para penjual piano yang kurang bertanggungjawab.
Jika ingin membeli piano akustik baru, ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan agar anda tidak kecewa ketika sudah membelinya.
Pertama, sebelum membelinya, tanyakan diri sendiri, dimana nantinya anda tempatkan piano tersebut, di kamar khusus, di kamar anak-anak, atau di ruang tamu. Dengan pertimbangan ini, maka anda memiliki gambaran piano seperti apa yang anda butuhkan. Sekedar informasi, jika ruangannya kecil maka belilah piano yang lebih pendek misalnya C108, C110, C111, atau C120 (ini adalah ukuran tinggi piano). Artinya, semakin besar ruangan itu maka semakin besar (tinggi) piano dibutuhkan atau bahkan grand piano, sehingga ketika piano itu ditempatkan di ruangan tersebut terdapat keharmonisan dan keselarasan suara yang dihasilkan. Selain itu, pertimbangkan anggaran dana yang anda sediakan.
Kedua, kunjungilah beberapa toko piano akustik. Hal ini sangat penting agar anda bisa mendapatkan perbandingan harga. Dalam kegiatan tawar menawar piano, tanyakan juga berapa lama garansi yang diberikan, apa ada tuning, atau delivery (pengangkatan) gratis, dan lain-lain. Tanyakan juga tentang kursi pianonya karena pada umumnya kursi piano tidak satu paket dengan piano karena pabrik pembuatannya berbeda. Namun untuk menghindari kesalahpahaman lebih baik ditanyakan serinci mungkin. Jangan lupa untuk menanyakan heater piano, apa sudah diinstal di dalam piano atau masih harus dibelikan. Dan tanyakan juga cara-cara perawatan piano agar bisa bertahan lama.
Ketiga, dalam memilih piano akustik baru, jangan jadikan merek sebagai patokan atau tolak ukur tetapi warna suara piano itu. Artinya, dengarkan dulu piano itu dan analisa apakah warna suaranya sesuai dengan selera anda. Meskipun merek yang sama, warna suara satu piano dapat berbeda dengan lainnya terutama jika ukuran tingginya berbeda. Hal ini akan sangat kontras. Banyak orang suka dengan merek Yamaha tetapi juga banyak orang tidak menyukainya dan lebih memilih piano Eropa. Jika ditanyakan kenapa ada pilihan sedemikian? Jawabannya adalah warna suara yang lebih disuka. Ingat jugalah bahwa semakin terkenal merek suatu piano maka akan semakin mahal harganya meskipun kualitasnya belum tentu jauh berbeda dengan piano lainnya.
Keempat, jika membeli piano akustik baru, jangan lupa untuk melihat semua komponen yang ada di dalam piano. Pastikan semuanya baru, seperti stringnya mengkilat, hammer dan kayu-kayu lainnya semuanya bersih seperti baru keluar dari pabrik. Perhatikan jangan sampai kayunya sudah berubah warna atau berbelang-belang. Jika ini terjadi berarti pianonya sudah agak lama di gudang atau di toko. Perhatikan juga apa ada bekas tetesan air dan jika pernah kena tetesan air biasanya kayunya akan berubah warna. Biasanya, jika penjual piano itu tidak memiliki niat untuk menipu calon pembeli, ia akan dengan senang hati menunjukkan (membuka) semua cover pianonya agar nampak jelas kepada calon pembeli. Namun sebaliknya, jika ada sesuatu yang ditutupi atau disembunyikan penjual piano dari calon pembeli, ia tidak akan rela membukanya karena takut akan kelihatan atau diketahui masalah piano itu.
Kelima, perhatikan seluruh body piano, apa masih mulus atau sudah ada goresan. Pastikan piano itu masih mengkilat dan jika dilap dengan minyak khusus (pengelap) untuk piano, anda bisa melihat bayangan anda pada piano itu, seperti pada sebuah mobil baru. Perhatikan gambar di atas. Itu adalah piano baru dan anda bisa melihat bagian dalamnya yang masih baru dan kayunya belum berubah warna. Namun jika hal seperti itu tidak kelihatan lagi, itu berarti piano itu bukan baru lagi atau mungkin sudah lama dipajang di toko tapi tidak terjual. Dengan kata lain, piano memang tetap baru tapi sudah barang lama.
Mudah-mudahan informasi di atas dapat membantu para pecinta piano akustik untuk tetap berkarya dan mencinta musik itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar